Langsung ke konten utama

Stop Overthinking

Photo Source


Nanti kalau aku lulus, aku kerja apa ya? Apa bisa aku ketrima di perusahaan bonafit? Terus nanti gemana buat membiayai diri sendiri? Apa bisa ya bantu orang tua? Aku kapan nikah? Aku kapan wisuda?..

Stop. Please make it stop. Udahlah jangan terlalu banyak berfikir yang engga-engga. Mungkin kamu terlalu orverthinking dan justru malah membuat kamu semakin takut menghadapi realita. Tak selamanya realita akan sesuai dengan apa yang kamu ekspetasikan. Coba kurangi aja pertanyaan-pertanyaan yang mungkin kamu belum bisa jawab saat ini. Bebaskan pikiranmu dari pertanyaan yang jutru akan semakin memberatkan langkah kakimu untuk maju. Percayalah jika kamu menyampingkan pemikiran yang berlebih kamu pasti akan terasa lebih ringan dalam menghadapi hidup. Coba bangun pagi, gak usah langsung buka WA, email, atau feed Instagram. Langsung aja minum, dengerin musik, atau beres-beres kasur lalu mandi. Hayo, jujur aja mungkin kamu sudah terbiasa ketika bangun tidur langsung buka hp. Berdasarkan penelitian hal itu sangat mengganggu lho.

Tak bisa dipungkiri emang, ketika malam tiba dan kalian ada di kamar sendirian untuk mencoba tidur, mungkin pemikiran-pemikaran itu mulai datang. Ya, aku rasa saat itu memang saat yang begitu tepat untuk mereka datang di pemikiran kita. Tapi, hal itu justru kamu sendirilah yang membuat nya terus bersarang dalam pemikiranmu. Wajar aja si, kalau kalian masih mempertanyaakan aku lulus kapan? Nanti kerja dimana? Cari kerja susah gak ya? Kapan nih aku punya pacar? Dll… Aku engga bilang kalau pertanyaan itu salah, tapi coba deh kalau kamu bisa me-manage pertanyaan itu. Artinya, kalian tidak usah terlalu fokus ke semua perntayaan yang muncul di pemikiranmu. Kapan aku lulus? Stop bertanya itu terus, yang mesti kamu lakukan ya coba hadapi laptop dan buka file skripsi kamu, mulailah mengerjakan. Kerjakan aja sebisanya. Anyway, cobalah dirimu nyaman ketika kamu mengerjakan skripsi. Walau jujur, butuh seseorang yang semangatin buat ngerjain skripsi tapi kita bisa kok menyemangati diri sendiri. Pasti bisa. Tetap semangat aja. Masih ada keluarga dan teman yang selalu support kok. Aku juga akan support kamu. Hehe..

Mulai sekarang coba untuk mengurangi overthinking ya! Coba jalani hidupmu yang sekarang dengan lebih bertekad lagi untuk menjadi lebih baik. Aku percaya kamu pasti bisa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

No Catching Feeling, Please!

Photo Source Who says that? I'm not catching feeling to you. I'm just feeling good when you're around me. But, honestly I might admit that I catch feeling to you later. Is it common that when you meet someone new and feel that he might be the one. I know, it sounds crazy but trust me I don't know how I can tell that. From the bottom of my heart, I don't believe in relationship. It feels like full time job to me or like a messenger to someone about what you're doing or what you'd done. It's pretty exhausting. No offense. But. you might wanna know that I'm never in relationship yet so I'm so sorry to say that. Anyway, you're so lucky if you're in relationship right now. Cause, you don't have to feel the pain of catching feelings to someone. Catching feelings is more than you liked someone and they don't like you back. The hardest part is when you are still close to them and they just get into someone else. They might kn...

A Man In His Life

A Man In His Life A man doesn't have time in his life to have time for everything. He doesn't have seasons enough to have a season for every purpose. Ecclesiastes Was wrong about that. A man needs to love and to hate at the same moment, to laugh and cry with the same eyes, with the same hands to throw stones and to gather them, to make love in war and war in love. And to hate and forgive and remember and forget, to arrange and confuse, to eat and to digest what history takes years and years to do. A man doesn't have time. When he loses he seeks, when he finds he forgets, when he forgets he loves, when he loves he begins to forget. And his soul is seasoned, his soul is very professional. Only his body remains forever an amateur. It tries and it misses, gets muddled, doesn't learn a thing, drunk and blind in its pleasures and its pains. He will die as figs die in autumn, Shriveled and full of himself and sweet, the leaves growing dry on the ground, the b...